Selasa, 22 Mei 2012

masih tentang kamu

Tujuh tahun berlalu tapi sama sekali tak mengurangi ingatanku bagaimana kita bertemu, apa hal yang membuat kita bertemu dan apa yang membuat ku bisa bertahan selama 5tahun bersamamu. kenangan indah, pahit, manis rasanya semuanya sudah pernah aku rasakan. kamu orang yang hadir dalam hidupku memberikan warna yang selama ini tak pernah aku tau, dan sekarang aku menjadi tau.

 Kamu orang yang sampai saat ini masih belum terganti, kamu orang sampai saat ini kadang  masih menggores luka yang ada, apa kabarmu? sehat kah? bahagiakah? masih ingatkah tentang aku? tentang jalan yang pernah kita lalui bersama? pertanyaan- pertanyaan itu masih berputar- putar dipikiranku bahkan sampai detik ini..

 Kamu.. masihkah kamu memiliki sedikit rasa indah bersamaku? atau kamu telah melupakannya begitu saja?
aku kecewa.. aku serasa semua tak adil bagiku.. setelah semua yang aku lalui ternyata hasilnya adalah perpisahan yang tak pernah aku tau alasannya..

Kamu.. tak pernahkah kamu terkenang dengan kenangan kita, tentang semua tawa yang kita lalui bersama? 
Entahlah,, rasanya aku hanya lewat dihidupmu.. tak berarti apa2.. 


Memang perpisahan ini adalah yang terbaik untuk kita,, dengan perpisahan ini aku sadar tak mudah mencintai seseorang seperti aku mencintaimu.. tak mudah menemukan seseorang yang bisa menerimaku seperti kamu menerimaku dlu, tak mudah merasa nyaman pada seseorang selain kamu... aku sadari semua itu..
 Bagaimana denganmu?
Masih bisakah kamu menyayangi orang seperti dulu kamu pernah menyayangiku? tertawa lepas pada saat kau bersamaku?? aku tak tau... kini tak lagi kukenal dirimu..


Dalam setiap ingatanku padamu, aku hanya bisa berdoa jika memang kamu jodohku sejauh apapun jarak kita tak akan menjadi penghalang, tapi jikalah memang bukan kamu takdirku.. sekuat apa aq menyayangi dan berjuang mendapatkanmu pasti aku tak akan mendapatkan apa2..

baik2lah disana sayang.. semoga ada jalan untuk semua ini..
ingin aku menerima kehadiranmu sebagai teman dalam hidupku tapi sulit rasanya.. aku takut justru hanya akan menambah sakitku.. aku butuh waktu untuk menerima bahwa kamu sudah bukan milikku, bahwa kamu sudah punya kehidupan disana.. :(
 Semoga suatu saat aq bisa menerimamu kembali dalam hidupku sebagai orang baru,, bukan orang yang menorehkan luka.. semoga.. :)